Belum Setahun Jalan Beton Desa Siremen Hancur, Diduga Gagal Konstruksi ?

Belum Setahun Jalan Beton Desa Siremen Hancur, Diduga Gagal Konstruksi ?
Lokasi pembangunan jalan desa/rabat beton Desa Siremen

Kabupaten Serang - Kegiatan pembangunan jalan desa/rabat beton Desa Siremen Kecamatan Tanara Kabupaten Serang, Banten tahun anggaran 2019 anggaran sebesar Rp. 357. 376.000, - yang berlokasi di Kampung Tambak RT 04 volume Panjang : 240 Meter, Lebar : 4 Meter Tinggi : 0, 20 Meter belum genap setahun, kondisinya kini hancur terlihat pecah bahkan lebar keretakannya mencapai 5 centimeter hingga dasar dan memanjang lebih dari 50 meteran.

Hal itu juga diungkapkan oleh salah satu warga sekitar, yang menurut informasinya dikerjakan dan rampung pada awal tahun 2020 ini. " Beda dengan yang di tanggul atas itu (sambil menunjuk lokasi lainnya yang tak jauh bersebelahan lokasi beton desa_red), kalau itu katanya jalan kabupaten pak. Dikerjakan nya juga bersamaan kayaknya , ”ungkapnya.

Tak jauh dari lokasi, mencoba mendatangi kantor pemerintahan desa saat itu terlihat sedang berlangsung pembagian bantuan BST bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19, (Sabtu, 24/10/2020). Ditemui salah satu desa kemudian ditanya soal kegiatan dimaksud, dirinya menjelaskan jika kegiatan rabat beton terbagi dalam 2 lokasi dan hal tersebut bukanlah kewenangannya.

“ Beton yang mana, itu kan ada lanjutannya. Kalau yang baru itu tahun 2020 ini. Gimana ya, Pak Lurah Hasan nya tidak ada pak, TPK nya juga tidak ada. Nanti aja bapak datang lagi saat jam kerja , ”ujarnya.

Terpisah, mencoba menghubungi via seluler salah seorang pihak aparatur desa yang lainnya yakni Sekretaris Desa Siremen, Makmun. Meski jaringan nya sempat terputus, ditanya via Short Message Service SMS, soal seputar kegiatan itu namun sayang, hingga berita ditayangkan Makmun belum juga mencoba menjawab.

Untuk diketahui, Dana Desa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN diperuntukkan bagi Desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat yang diantaranya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, dan penangggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, serta pembangunan sarana prasarana seperti halnya infrastruktur. Tentunya tetap mengacu kepada aturan atau regulasi, terlebih terhadap pengawasannya.

Lalu, bagaimanakah yang terjadi pada kondisi pembangunan jalan di desa Siremen berikut pengawasan dari pihak-pihak terkait, antara lain Tim Pendamping Desa, Kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Serang, dan Inspektorat ?
(Dhi)

BANTEN SERANG
Sena Nugraha Adhi

Sena Nugraha Adhi

Previous Article

Soal PTSL 300 Bidang, Lurah Kasunyatan Hayumi...

Next Article

Ngaku dari Kejaksaan Lebak, Dua Orang Pria...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 186

Postingan Tahun ini: 1218

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 173

Postingan Tahun ini: 1293

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 113

Postingan Tahun ini: 229

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 109

Postingan Tahun ini: 732

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
Langgar Kode Etik, Kapolres Luwu Timur Pecat Satu Anggotanya
Kades Hiliwarokha Yurniat Zebua: Tidak Benar Saya Kosumsi Minuman keras
Tampil Perdana, Asmaul Husna Asal Burau Luwu Timur Hafal 500 Hadits di STQH XXXII Sulsel
banner

Follow Us

Recommended Posts

Kasus Covid-19 Naik Walikota Tangerang Minta Agar Masyarakat Patuhi Prokes
KNPI Lebak Selatan Kubu Ahmad Taufik dan Ila, Buat Pakta Integritas Siap Damai
Uce Saepudin : Demo Tandingan dan Media Tandingan
Berikan Pelayanan Cepat, Polres Pandeglang Terima Apresiasi Warga
Tony Rosyid: Soal Haji, Mari Cari Solusi