Sebagian Pengurus Tuding Rapat Pleno KNPI Pandeglang Tidak Sah dan Cacat Hukum

Sebagian Pengurus Tuding Rapat Pleno KNPI Pandeglang Tidak Sah dan Cacat Hukum
Menuju Kursi Tampuk Pimpinan KNPI Pandeglang

PANDEGLANG, BANTEN, - Sejumlah pengurus menuding agenda rapat pleno pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pandeglang, perihal pemilihan pelaksana tugas (Plt) Ketua, setelah mundurnya Pujianto, yang dilaksanakan di salah satu Cafe di Kecamatan Cimanuk pada, Kamis tanggal 10 Juni 2021, tidak sah dan cacat hukum.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Yangto SH., MH, melalui press releasnya yang dikirim via pesan WhatsApp kepada indonesiasatu.co.id, Kamis (10/6/2021) Pukul 22.00 WIB.

Menurut Yangto, rapat pleno yang telah dilaksanakan dinilai tidak sesuai dengan AD / ART organisasi, bahkan dianggap tidak sah dan cacat hukum. Untuk itu kata Yangto pihaknya meminta rapat pleno tersebut kiranya ditunda dan diagendakan kembali sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada.

"Sudah jelas rapat pleno yang dilaksanakan hari ini tidak sah, " ujar Yangto

Pertama, kata dia, Ketua OKK yang mengundang Ibo Nurjaya tidak berhak mengundang karena yang bersangkutan tidak sah menjadi pengurus sebab tidak dilantik dan tidak diambil sumpah, berarti tidak berhak juga mengundang.

Yang kedua, ini yang diundang hanya sebagian pengurus (wakil ketua bidang) tidak semua pengurus sehingga dapat menimbulkan efek perpecahan, ini pemilihan Plt Ketua KNPI, bukan pemilihan ketua kelas, dipakai etika organisasi dan aturan serta mekanismenya.

Yang ketiga, lanjut Yangto, dirinya sebagai MPI menerima surat tembusan dua jam sebelum jadwal rapat.

Yang keempat, tambah Yangto, ada dugaan banyak pergantian struktural yang tidak jelas, seperti yang tadinya wakil bendahara jadi wakil ketua, yang tadinya wakil sekretaris jadi wakil ketua.

"Dalam pergantian struktural pengurus ini harus dibuktikan. Makanya saya minta agar SK Kepengurusan asli yang berstempel basah ditunjukkan, dan ternyata yang mengundang tidak dapat menujukkan, " cetusnya

Dengan rapat pleno yang dinilai cacat hukum tersebut, jelas Yangto, pihaknya selaku MPI bersama Wakil Ketua OKK akan berkoordinasi dengan DPD KNPI Provinsi Banten, dan akan kembali untuk mengagendakan rapat pleno pemilihan Plt Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang dengan mengundang seluruh unsur pengurus dan MPI, bahkan mengusulkan permohonan MUSDALUB ke KNPI Banten.

"Siapapun yang terpilih, harus dipilih sesuai dengan cara atau mekanisme sesuai dengan AD ART, "tambah Yangto.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua OKK DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Abu Rizal Syifa yang menyatakan kalau dirinya dari awal sudah tidak setuju dengan gagasan rapat pleno yang hanya mengundang para wakil ketua bidang saja.

"Pengurus yang diundang dan mempunyai hak suara sesuai  undangan yang di tandatangani oleh salah satu Wakil Ketua OKK Ibo Nurjaya, dan Sekretaris Azzitya Faqih, hanya Wakil Ketua Bidang, " kata Abu

Untuk itu jelas Abu, saat pleno berjalan dirinya memutuskan tidak melanjutkan rapat tersebut, dan memilih walk out karena menganggap rapat tersebut belum sesuai dengan aturan dan mekanisme yang semestinya.

"Tadi di rapat kita yang hadir. Ada dua pilihan ditunda atau dilanjutnya rapat pleno pengurus pemilihan Plt Ketua. Dari 8 suara wakil ketua dalam forum, ada 3 orang yang memilih ditunda, termasuk saya, " ujar Abu

Keputusannya untuk walk Out dari rapat kata Abu lantaran dirinya berkeyakinan bahwa sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada seharusnya semua pengurus DPD KNPI Kabupaten Pandeglang berhak diundang untuk bersama-sama memilih ketua Plt tersebut.

"Tapi rapat hari ini secara administrasi dan kenyataannya tidak mengundang semua unsur pengurus DPD KNPI Kab. Pandeglang, hanya wakil ketua bidang saja, " tuturnya

Selain itu kata pemuda satu ini, harap digaris bawahi adalah spirit persatuan dan kesatuan dalam rangka memajukan pemuda indonesia sudah sepatutnya menempuh cara cara yang baik.

"Bukan seperti ini, saya pribadi diundang 2 jam sebelum rapat pleno dilaksanakan, kenapa begitu seakan dipaksakan, " cetusnya seraya mengatakan, demi kebaikan organisasi dirinya merasa kalau rapat pleno kepengurusan tersebut harus digendakan ulang kembali. (dg)

pandeglang
Andang Suherman

Andang Suherman

Previous Article

dr.Hubes Ajak Masyarakat Manfaatkan Antrian...

Next Article

Ketua PP Muhamadiyah Pandeglang Ilma Fatwa...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 249

Postingan Tahun ini: 844

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 194

Postingan Tahun ini: 2112

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 191

Postingan Tahun ini: 2085

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 133

Postingan Tahun ini: 357

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang
banner banner

Follow Us

Recommended Posts

Pelaku Begal Mahasiswa di Rangkasbitung, Diringkus Satreskrim Polres Lebak
Pewarta FC Dikalahkan JNI Tangerang Raya FC di Laga Persahabatan
Ops Bina Kusuma, Polres Serang Kota Polda Banten Kembali Amankan Puluhan Botol Miras
Tangkap Pelaku Curas, Aiptu Dian Dapat Reward Dari Karorena Polda Banten
Polda Banten Gelar Operasi Patuh Maung 2021 Mulai Hari Ini